Polemik kelangkaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Brebes masih terus berlanjut. Bahkan, Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Dinkopumdag) Pemkab Brebes mengalami kesulitan mendapatkan laporan data transaksi penyaluran pupuk subsidi dari pihak distributor. Padahal data laporan transaksi ini sangat diperlukan lantaran menjadi dasar untuk mencari titik terang petani yang selama ini kesulitan mendapatkan pupuk subsidi.
Kepala Bidang Perdagangan Dinkopumdag Brebes, Maryono mengatakan, kesulitan petani mendapatkan pupuk subsidi selama ini persoalannya ada pada rantai distribusi. Dari pihak distributor kepada kios pupuk lengkap (KPL) atau pengecer resmi. Untuk pengecer resmi sendiri di Kabupaten Brebes mencapai 113 kios, dan ada 13 distributor.
“Sejauh ini kami masih merasa kesulitan mendapatkan data transaksi pupuk subsidi di masing-masing distributor. Data ini kami butuhkan untuk mencari titik terang yang dirasakan petani yang kesulitan mendapatkan pupuk subsidi,” kata Maryono di sela kegiatannya, Senin (25/1/2021).
Sumber :Insta Bumiayu
